7 Juli
Suka, suka, suka
Kata
itulah yang selalu muncul dalam kepala bila aku membayangkan dirimu.
Aku sungguh menyukaimu. Aku suka hobimu, gerak-gerikmu, bahkan aku juga
menyukai setiap pergerakan kecil yang kau buat ketika kau sedang
tertidur. Mungkin rasanya aku berlebihan, tapi memang beginilah caraku
untuk menyukai seseorang.
24 Agustus
Suka, suka, suka
Aku lupa mengatakan padamu bahwa namanya adalah
Takumi, dia itu teman sekelasku. Walau aku selalu berada bersamanya,
tapi aku tak pernah bicara padanya. Aku terlalu malu dan gugup bila aku
harus menyapanya duluan. Untungnya, sampai sekarang ia belum punya
pacar. Kalau ia sudah punya pacar, aku pasti akan sangat terluka.
13 September
Suka, suka, suka
Hari
ini kulihat Takumi sedang menata rambutnya di depan cermin di toilet
sekolah. Aku mengintipnya dari belakang. Aaaa! Dia benar-benar manis!
Tapi ia menyadari refleksi diriku yang terpantul di cermin. Seketika
itu, Takumi langsung memasang wajah ketakutan dan segera pergi dari
toilet. Ada apa, Takumi? Kenapa kamu begitu takut denganku? Apa kau
membenciku?
27 Oktober
Benci, benci, benci
Aku
benci Takumi! Aku benci! Aku benci! Lebih baik Takumi mati saja
daripada harus pacaran dengan gadis itu! Aku tidak ingin Takumi direbut
siapapun! TAKUMI ITU MILIKKU! TAKUMI TIDAK BOLEH DIMILIKI SIAPAPUN
SELAIN AKU!
31 Oktober
Hari
ini halloween. Pasti mudah bagiku untuk mencapai dunia manusia. Aku
akan membawa Takumi ke duniaku, agar dia bisa menjadi milikku selamanya.
Tapi, duniaku berbeda dengan dunia Takumi. Kalau aku membawanya ke
duniaku, itu artinya sama saja dengan membunuhnya. Ah, tapi aku tak
peduli. Akhirnya, setelah sekian lama, Takumi dan aku akan menjadi
"kita" :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar