Kamis, 26 November 2015

Behind the Post of "Horror Time" Collection

Halo, semuanya!

Gimana 6 act pertama dari "Horror Time"? Aku mau tau apa yang dirasakan oleh kalian ketika membaca cerita-ceritaku ini, baik riddle, creepypasta, atau urban legend. Semoga kalian menyukainya. Aku berusaha terus update buat kalian, visitor-visitorku.

Oh iya, aku mau menyampaikan permohonan maaf apabila ada keterlambatan update blog. Karena, aku menggunakan metode "buat cerita lalu posting". Bukan "buat cerita, buat cerita, buat cerita sampai banyak, baru posting".

Jadi, kujamin cerita yang kalian baca saat ini adalah cerita yang tentunya gress dan fresh #halahbahasanya.

Sekarang aku mau menceritakan jalan pembuatan "Horror Time" mulai dari act 1 sampai act 6. Selama menulis cerita.. ada banyak inspirasi, tapi kebanyakan inspirasi itu macet(?) Alias nggak bisa dikembangkan. Jadi stuck di situ situ aja, itulah yang bikin lama updatenya. Oke, yok kita bahas satu satu! :)

Act 1 : ~Keitai Denwa~ (Riddle)

Mungkin kalian ada yang pernah membaca riddle yang setipe dengan ini sebelumnya. Soalnya, sewaktu membuat riddle ini, aku terinspirasi dengan cerita riddle yang jawabannya ada di setiap kata pertama di kalimat si penelepon. 

Berarti, "si penelepon" yang kita maksud di sini adalah "Rima". Kalimat Rima adalah :

"Bolehkah aku bertanya sesuatu?"
"Aku ingin bertanya soal tugas biologi besok... Apa saja yang harus kubawa?"
"Membunuh hewan-hewan tidak berdosa itu adalah hal yang buruk! Kurasa aku tidak akan membawa hewan apapun.. Aku tidak tega pada mereka. Lagipula, mereka hanya makhluk kecil yang lemah.."
"Dirimu selalu saja khawatir soal nilai... Hahaha, tenang saja! Besok aku tidak akan mendapatkan nilai F kok!"
"Malam? Oohh sekarang sudah malam ya? Ahahaha, maafkan aku, aku tidak sadar kalau sekarang sudah malam.."
"Ini sudah larut malam, kurasa aku harus segera tidur... Ngomong-ngomong, aku suka panggilan seperti itu.. Ahahaha, ya sudah, kalau begitu... Selamat malam, mimpi indah ya!"


Kita ambil setiap kata pertama dari kalimatnya. Maka, pesan tersembunyi yang ingin dikatakan Rima adalah...
"Bolehkah aku membunuh dirimu malam ini?"

Act 2 : ~Suki Suki Suki~ (Riddle)

Judul riddle ini kuambil dari lagu theater AKB48, dari setlist "Theater no Megami". By the way, ada yang mengerti maksud riddle ini? Yaa, kuakui aku bikin riddle ini agak buru-buru, dan mungkin ada beberapa yang kurang jelas.

Jadi, si aku ini awalnya memang teman sekelas Takumi. Ia selalu menyukai Takumi secara diam-diam dan tidak akan membiarkan siapapun berpacaran dengan Takumi. Sampai suatu hari, si aku meninggal karena kecelakaan. Arwahnya tidak bisa tenang dan terus mengikuti Takumi kemana pun ia pergi. Makanya, si aku ini tahu kebiasaan-kebiasaan Takumi. 

Lalu, saat Takumi pergi ke toilet sekolah, si aku tetap mengikutinya. Saat bercermin, Takumi menyadari ada refleksi hantu di belakangnya. Ia tahu kalau itu adalah hantu si aku yang selalu menyukainya. Makanya ia kaget dan segera keluar dari kamar mandi. Takumi mengira kalau hantu si aku ini akan pergi apabila Takumi berpacaran dengan gadis lain, tapi si aku malah terbakar cemburu. Si aku hendak mengajak Takumi ke dunianya (dunia gaib), akhirnya si aku membunuh Takumi, karena ia ingin Takumi menjadi miliknya seorang.

Act 3 : ~Ii no Classmate~ (Short Scary Story)

Cerita ini udah pernah kupublish di group LINE-ku. Tapi, baru beberapa orang saja yang mengetahui. Jadi, aku juga mempostingnya di blogku ini. Tak ada makna tersirat dari cerita ini. Semuanya sudah jelas.

Shella sangat ingin membuat si aku menderita, dan ia akan melakukan cara apapun. Awalnya ia melakukan bullying, tapi rupanya si aku masih memilih untuk bertahan dan tetap bersekolah. Karena usahanya tidak membuahkan hasil, Shella memilih untuk berpura-pura meminta maaf pada si aku, padahal ia ingin mendorongnya agar si aku segera mati.

Jangan ditiru ya, teman-teman~

Act 4 : ~Senpai~ (Riddle, Scary Story)

Ini juga sudah pernah kupublish di group LINE, bahkan aku pernah mengirim cerita ini ke sebuah Official Account bertema horor di LINE. Intinya, si aku bertemu dengan arwah kak Hiro. Kak Hiro dikenal sebagai pelajar baik dan berprestasi. Oleh karena itu ia tidak ingin menyulitkan si aku dalam pelajaran, dan ia berniat untuk membantu si aku agar tidak dapat remedial lagi. Enak ya, diajarin sama senpai ganteng berkacamata~ #akujugamaudong #plak

Act 5 : ~Tokubetsu no Me~ (Short Scary Story)

Sama seperti sebelumnya, ini sudah kupublish di group LINE. Tidak ada yang menyeramkan dengan cerita ini. Tapi bagian endingnya akan membuatmu bertanya-tanya. Apakah pernyataan itu benar atau tidak? Yaa... biarkan itu menjadi sebuah misteriii...

Act 6 : ~Hontou no Fan~ (Scary Story)

Kali ini, aku membuat cerita yang berbeda dengan yang biasanya. Biasanya, cerita horor identik dengan tempat-tempat angker, ritual tertentu, dan benda-benda yang dipercayai punya kekuatan khusus. Karena aku menyukai dunia peridolan, aku memutuskan untuk membuat cerita tentang idola dari sudut pandang fans.

Di dalam cerita, aku menyebutkan bahwa nama grup idolanya adalah EKB48, ini tentu saja bukan AKB48. Kuharap kalian tidak menduga yang aneh-aneh ya. Aku tidak memakai nama itu untuk menjatuhkan nama AKB atau 48group lainnya. Sebaliknya, aku justru menyukai AKB dan 48group lainnya. Kalau salah satu dari kalian ada yang ngefans juga dengan AKB/48group, kenalan yuk XD /plak.

Nama "Ishiyama Mion" kuambil dari nama tokoh di "Code Lyoko" yaitu Ishiyama Yumi. Dan dari nama member AKB48 Team K, Mukaichi Mion. Jadilah nama Ishiyama Mion.

Dalam cerita, si penggemar (aku) adalah seseorang yang amat mengidolakan Mion. Ia mengerahkan apa yang ia punya hanya untuk idolanya. Ingatkah kalian dengan kalimat "..idolaku lebih penting daripada pekerjaanku"?

Karena itulah, si aku ini juga sering kehilangan pekerjaannya. Ia menghabiskan waktunya untuk menggali informasi lebih dalam tentang idolanya. Bahkan, si aku ini merupakan seorang stalker. Buktinya, tahu kehidupan pribadi Mion. Saat si aku melamar Mion di event handshake, dan hasilnya ditolak mentah-mentah, tentu saja ia kecewa. Ia tidak berniat untuk membalas dendam, ia hanya ingin bersama Mion, baik itu dalam keadaan hidup ataupun mati. Di akhir cerita, dikatakan bahwa si aku menikahi Mion (yang sudah menjadi mayat), berarti si aku ini punya kecenderungan nekrofilia, yaitu kelainan kejiwaan menikahi orang yang sudah meninggal.

Yak, itulah beberapa behind the post beserta penjelasan dan jawaban dari "Horror Time" Act 1 - Act 6. Kalau masih ada yang belum jelas, atau ingin berkomentar, silakan~ Kolom komentar tersedia di bawah~

Sekian post dariku untuk kali ini!
Nantikan "Horror Time" Act selanjutnya!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar